Peran Panti Asuhan Dalam Mengembangkan Kemandirian Anak Di Panti Asuhan Puteri Aisyiyah Kota Medan Andini Wardatul Jannah 1Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu politik,2Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (Jl. Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II, Kec. Medan Tim., Kota Medan, Sumatera Utara 20238) andiniwjannah@gmail.com Abstrak
Pantiasuhan putri' Aisyiyah Medan beralamat di jalan santun No.17 teladan Medan 20218 tel.061 7863466 dengan SK Mensos: H6-32569. Visi dan Misi 4. Visi Visi panti asuhan putri 'Aisyiyah kota Medan adalah: "Menjadikan Panti Asuhan Harapan dan kebanggaan untuk membentuk umat yang berakhlak, berilmu dan mandiri". 2.
sebagai insan yang akan turut serta aktif di dalam bidang pembangunan nasional, (Kepmensos No. 50/huk/2014). Sehingga terlihat jelas pentingnya kepemilikan akta kelahiran pada anak-anak di panti asuhan agar para anak-anak di panti asuhan dapat terdata dengan baik, dan nantinya dapat digunakan oleh anak-anak panti untuk
Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak / Panti Asuhan “AL-JANNAH”, memiliki maksud untuk mensejahterakan anak-anak terlantar, yatim piatu, putus sekolah, dhuafa, dan masalah sosial lainya. Kami berusaha memberikan yang terbaik, baik untuk kebutuhan rohani maupun jasmani. Harapanya agar mereka dikemudian hari dapat hidup mandiri dan layak, serta
Pantiasuhan yang dikunjungi yaitu panti asuhan Yayasan Didikan Islam di jalan Jamin Ginting dan panti asuhan Alwashliyah di jalan Karya Jaya kecamatan Gedung Johor Medan. dengan memberikan bantuan Sembako dan perlengkapan untuk Sekolah.
Indonesia yang diasuh di panti asuhan. Diantaranya terdapat 1.615 LKSA terakreditasi dan 5.824 LKSA mendapat bantuan permakanan, tetapi belum diakreditasi. dari data tersebut, sebanyak sembilan panti asuhan milik pemerintah pusat, 88 panti asuhan yang dimiliki pemerintah daerah, dan 5.727 panti yang dikelola oleh masyarakat.
Kemandirian anak di Panti Asuhan Putra Muhammadiah diwujudkan dari beberapa bentuk kemandirian yaitu emosi, ekonomi, intelektual dan sosial. Dan upaya dari panti asuhan dengan proses penanaman nilai kemandirian serta perubahan perilaku anak yang dibiasakan untuk tidak bergantung kepada orang lain hingga anak
Cerita Panti Asuhan. Panti Asuhan Sendoro merupakan panti asuhan yang berlokasi di Patumbak, Kabupaten Deli Serdang dan telah berdiri sejak 2014. Saat ini panti menampung 40 anak menetap (26 putra dan 14 putri) dan 3 pengurus. Kisaran umur anak-anak dari 6-18 tahun. Keseharian anak-anak panti diisi dengan kegiatan belajar formal di sekolah umum
Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di Panti Asuhan ‘Aisyiyah 02 Tlatar Boyolali dengan teknik pengumpulan data secara observasi, wawancara
Fungsi dan Tujuan Panti Asuhan. Menurut Departemen Sosial Republik Indonesia (1997), panti asuhan atau lembaga kesejahteraan sosial anak (LKSA) memiliki beberapa fungsi, seperti: Pusat pelayanan kesejahteraan sosial anak. Panti asuhan berfungsi sebagai pemulihan, perlindungan, pengembangan dan pencegahan.
wDrWCUQ. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Panti Asuhan menjadi wadah bagi anak-anak panti untuk tumbuh bersama dalam melakukan kegiatan apapun. Kebersamaan tersebut tidak selamanya membuahkan harmonis, namun potensi konflik pasti terjadi di tengah kebersamaan mereka di Panti karena itu, kami dari kelompok 4 yang beranggotakan Amanda Aulia Putri 220902017, Azura Maharani Putri 220902095, Najla Yasmin 220902061, Najwa Ananda Hakimi 220902067 dan Syafa Nazwa Al Malika Saragih 220902005 akan memenuhi tugas mata kuliah Metodelogi Pekerja Sosial untuk mengunjungi salah satu panti asuhan di Medan yaitu Panti Asuhan Pembangun Didikan Islam yang berlokasi di Jl. Jamin Ginting No. 271, Padang Bulan, Kec. Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara dan mencari tau masalah apa saja yang terjadi di anak-anak panti asuhan tersebut. Berdasarkan hasil wawancara kepada ibu pengurus panti yang dilaksanakan pada Sabtu, 22 Mei 2023 bahwa permasalahan yang sering terjadi di antara anak-anak Panti Yayasan Pembangun Didikan Islam cenderung datang dari bagian internal, maksud internal disini adalah kadang kala terjadinya perkelahian antar sesama anak panti. Perkelahian yang terjadi sering datang dari agresi verbal, tatkala dari agresi verbal tersebut memicu kepada agresi non-verbal, yang mana hal ini dapat menyebabkan luka mental kepada anak-anak panti tersebut. Kondisi psikologis mereka mengalami perubahan, dimana hal ini menjadi hal yang penting untuk diperhatikan oleh para pekerja sosial bagaimana mereka menggunakan metode-motode yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut. Kami menawarkan metode penanganan groupwork oleh Zastrow yang akan lebih baik jika diterapkan untuk menangani masalah yang terjadi di anak-anak panti, yaitu 1. IntakeDimana persetujuan antara pihak panti dengan anak-anak panti yang terlibat dalam perkelahian untuk menyelesaikan masalah perkelahian Assesmen Pihak panti mencari tau akar masalah anak panti yang terlibat dalam perkelahian dengan menanyakan "apa penyebab perkelahian itu?" .3. IntervensiSetelah mengetahui masalah yang terjadi pihak panti merencanakan tindakan untuk pemecahan masalah. Seperti menciptakan iklim yang positif, dengan tujuan mempromosikan nilai nilai menghormati satu sama lain. Serta pembinaan keterampilan sosial dengan memberitahu komunikasi yang baik dan pengelolaan emosi agar membantu mereka dalam berinterakasi dan terhindar dari konflik. 1 2 Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID CXNjZ1lqPZgOva9p2rOa55vIq8Sq74CxJwp4eyOQeyX2paAC4d9-UQ==
Suasana Ramadan di Panti Asuhan Al Jam'iyatul Washliyah Medan IDN Times/Indah Permata Sari Medan, IDN Times - Ramadan menjadi momen paling ditunggu, tak terkecuali di Panti Asuhan Al Jam'iyatul Washliyah Medan. Ragam kegiatan keagamaan senantiasa dilakukan, mulai dari tadarusan hingga berlatih menjadi penghuni panti yang diisi oleh anak usia 10- 17 tahun ini, memanfaatkan momentum ramadan dengan ragam kegiatan yang dimulai sejak pukul saja waktu tersebut dimulai dengan sahur bersama. IDN Times berkesempatan mendatangi Panti Asuhan Al Jam'iyatul Washliyah Ada sesi ceramah yang diisi oleh anak-anak sebagai latihan dasarSuasana Ramadan di Panti Asuhan Al Jam'iyatul Washliyah Medan IDN Times/Indah Permata SariSalah satu pengurus Panti, Muhammad Fadli menjelaskan bahwa, kegiatan Ramadan ini adalah agenda rutin yang setiap tahunnya dilakukan. Mulai sahur bersama, kemudian dilanjut siang hari sesi ceramah yang diisi oleh ceramah ini sendiri merupakan wadah bagi anak-anak untuk melatih kepercayaan diri, dan mengasah pengetahuan tentang aktivitas ramadan dilanjutkan dengan tadarusan hingga hafalan Al-Qur'an."Ada beberapa kelompok kita bagi, ada yang tadarus, kemudian ada yang menyetor hafalan khususnya juz 30, dan untuk jenjang SD, yang masih Iqra," jelasnya. Baca Juga Parkir Motor Ramadan Fair Dikutip Rp5 Ribu, Dishub Bilang Gratis 2. Panti asuhan berdiri sejak tahun 1930, sudah meluluskan para pelajar hingga sukses ke Timur TengahSuasana Ramadan di Panti Asuhan Al Jam'iyatul Washliyah Medan IDN Times/Indah Permata SariJumlah penghuni panti Asuhan Al Jam'iyatul Washliyah ini disebut Fadli berjumlah sekitar 70 orang. Panti asuhan yang sudah berdiri sejak tahun 1930 ini. Bahkan sudah meluluskan para pelajar hingga sukses ke Timur Tengah."Setelah mereka tamat, bahkan ada yang sampai ke Timur tengah, ada yang ke Mesir, Syuriah dan lainnya," aktivitas Ramadan tahun ini, diharapkan bisa mendorong anak-anak dalam bidang akademiknya nantinya mereka setelah tamat dan sukses, juga harapannya bisa membimbing adik-adiknya yang Seluruh penghuni panti berasal dari berbagai daerah di SumutSuasana Ramadan di Panti Asuhan Al Jam'iyatul Washliyah Medan IDN Times/Indah Permata SariSeluruh penghuni panti sendiri berasal dari berbagai daerah di Sumut, seperti Pakpak, Dairi, Aceh, Labuhan, dan juga ada dari Nias."Kalau yang dari kota Medan sendiri kita agak minimalisir, karena mereka cenderung kembali ke rumahnya," anak-anak tampak antusias mengikuti tadarus yang dimulai selepas salat Zuhur tersebut, termasuk pada hafalan Al-Qur'an. Meskipun tak bersama orangtua, mereka menikmati momen Ramadan ini dengan kegiatan penuh berkah. Baca Juga Indahnya Masjid Raya Kejuruan Selesai Langkat yang Berusia 117 Tahun